Si Kambing

Beberapa waktu lalu sama suami sepakat beli kambing etawa. Untuk sekadar coba-coba bisnis peternakan. Eh bukan coba-coba ya, sayang juga sih kalo coba-coba. Ehehehe...
Lumayan juga lah, suatu saat susunya bisa di perah. Kalau peranakannya bagus juga hasil penjualannya lumayan memuaskan.

Sekarang tuh kambing masih betah tinggal di pemilik lamanya. Masalahnya di rumahku belum ada kandang sama sekali, tapi ada bapak di rumah yang bersedia menampungnya. Untunglaahh... :D
Itu kambing, hasil nabung (taelaahh.. nabung) dari hasil penjualan kucing persia. Jadi itu kalo di bikin bagan, pertama punya duit.. trus beli kucing cowo ama cewe.. trus beranak pinak trus di kiloin.. eh di jual maksudnya. Nhaa.. kemarin yang terakhir2 itu akhirnya untuk beli kambing aja degh. Pengen ngerasain gimana sih rasanya punya bandot. Bisa di sisirin juga ga' ya rambutnya? Atau kalau gak setidaknya kupingnya sepertinya bisa di pasangin pita2.. xixixixi.. :P

Berhubung aku sama si kambing itu belum ada kontak sama sekali (hiks), jadi aku sendiri gak tahu tuh wajah si kambing kayak gimana. Yahh.. mungkin seperti kambing-kambing yang lainnya lah ya. Tapi kata si pemilik lama itu kambing bongsor banget, dan kupingnya puanjangg... xixixixi jadi ngebayangin kuping anjing :P

Semoga ajah tuh kambing bisa cepet boyongan ke rumah, biar penasaranku jadi ilang sama tu kambing.. hahaha... Semoga juga si kambing bisa menjadi kambing yang sehat, montok, dan punya keturunan okeeeee... jadi isa di jual-jual degh. Amin... ^____^

Comments

Popular posts from this blog

AwaN hItaM - SiLvEr

Photo Baru Euy

BibbLe "Barbie Fairytopia"