Pulang Kampung

Beranjak perlahan.. kereta yang membawaku
Sejenak meninggalkannya
Dia yang sosoknya melangkah
dan aku memandangi punggungnya
Aku tak meninggalkanmu sayang...
hanya sejenak meluangkan rindu pada kampung halaman

Menikmati suasana perjalanan
ahh.. untunglah masih banyak sawah
hijau dan sejuk sore itu..
Hijaunya pucuk-pucuk padi bagaikan setumpuk tebal kain
mungkin aku akan mendarat empuk jika terjatuh dari langit
Begitulah... anganku
seperti dalam negeri dongeng saja
tapi aku bukan hidup di negeri dongeng
meski kadang kehidupan ini juga mirip dongeng... yang tak seindah dongeng
Senyum simpul kadang menggelitik hati
perhatikan sepasang muda-mudi di landa cinta
Duduk tepat di hadapanku

Hawa tanah tercium..
sesaat ketika ku jejakkan kaki di stasiun
Hujan deras menyambutku
bagaikan iring-iringan tarian langit yang mewah
Berjalan santai.. ku lewati rel-rel kereta
menapakinya perlahan-lahan satu demi satu
aahhh... kali ini aku benar-benar menikmati hujan

Aku datang rumah masa kecilku....

Comments

wisduwe said…
Rumah n teman masa kecil, kapan aq bs sprti drmu yg bs menikmatinya ?
GOODBY MY LOVER ...
mOn said…
Loh? kenapa ga' isa menikmatinya lagih???
kampung'na dah ilangkah?
or....
wisduwe said…
Kampung'na masih ada ... mahluk" yang menghuninya aja yg aq g' knl . Seandainya aq bs ikut brsma dirimu plng kesana ... aq yakin itu surga buat aq ... kapan ?
mOn said…
weehh.. ngikut??
ga' salah nih??

Popular posts from this blog

AwaN hItaM - SiLvEr

Photo Baru Euy

BibbLe "Barbie Fairytopia"