Rindu embun kepada kabut
Sekejap saja...
Ketika mentari menyapa lewat senyumannya
Embun melebur menari dalam buaiannya
dan bahkan tak sempat sang kabut menyentuh ujung-ujungnya
Menghilang bersama senyuman mentari
Tapi mereka tak pernah lelah
Terus hadir disetiap malam dingin bertabur bintang..
karena hanya malam yang mereka punya
Kepada malam dingin mereka mampu berpandangan
Meski esok hari kembali harus melebur dan menghilang lagi
#pemimpikecil
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Friday, September 09, 2016
Friday, March 06, 2015
Kerinduan
ketika rindumu membulat menjadi bola salju
membesar dan membesar
diluar kendali otakmu
menggelinding cepat menyeretmu
sekuat tenaga kau bentangkan sayapmu
merengkuhnya dan mendekapnya
kau tahu kau takkan mampu
kau tak berdaya atas kendalinya yang luar biasa
kau mulai terseok diantara belukar berduri
tapi kau tak peduli
rengkuhan sayapmu tetap memeluk hangat
meski rindu kian tak tertahan
kian menyeretmu dalam jurang nestapa
karena rindumu tak pernah bertemu obatnya
kau begitu kuatnya
menahan rindumu yang entah kapan
mampu membawanya pulang ke pangkuan
atau bahkan
hancur berantakan menabrak karang
membesar dan membesar
diluar kendali otakmu
menggelinding cepat menyeretmu
sekuat tenaga kau bentangkan sayapmu
merengkuhnya dan mendekapnya
kau tahu kau takkan mampu
kau tak berdaya atas kendalinya yang luar biasa
kau mulai terseok diantara belukar berduri
tapi kau tak peduli
rengkuhan sayapmu tetap memeluk hangat
meski rindu kian tak tertahan
kian menyeretmu dalam jurang nestapa
karena rindumu tak pernah bertemu obatnya
kau begitu kuatnya
menahan rindumu yang entah kapan
mampu membawanya pulang ke pangkuan
atau bahkan
hancur berantakan menabrak karang
Subscribe to:
Posts (Atom)