Posts

Showing posts from November, 2008

Menjadi Dewasa

Menjadi dewasa... bukan menjadi tua. Karena setiap orang hidup pasti akan menua, tapi entah kapan dia bisa menjadi dewasa. Katanya segala cobaan dan tempaan hidup itu akan membuat kita menjadi tambah dewasa. Karena kedewasaan kita akan terlihat dari kebijakan diri kita sendiri untuk melalui cobaan itu. Seperti apapun bentuknya setiap manusia hidup pasti akan mengalaminya.

Mungkin disini aku sedang menjalani "etape" kehidupan itu. Melangkahkan kakiku ke depan untuk meraih cita-citaku. Berat rasanya melangkah jika kita terbiasa diiringi kebahagiaan di sekeliling kita, kebahagiaan itu sebenarnya tidak lenyap, tidak hilang.. tidak juga menjauh. Tetapi langkahku ke depan ini membuatku harus lebih tegar menghadapi kehidupan.

Entah kehidupan seperti apa yang ada di depan sana, satu yang pasti saat ini aku hanya berusaha sebaik-baiknya. Baik tidak hanya untukku saja.. untuk orang-orang terdekatku. Aku berbicara banyak dengan mereka. Selalu begini, support itu harus setiap hari aku de…

Jason Wade - You Belong To Me

See the pyramids along the Nile
Watch the sunrise from a tropic isle
Just remember darlin all the while,
You belong to me.

See the market place in old Algiers
Send me photographs and souveniers,
Just remember when a dream appears,
You belong to me.

And I'll be so alone without you,
Maybe you'll be lonesome too.

Fly the ocean in a silver plane,
See the jungle when it's wet with rain.
Just remember till you're home again
You belong to me.

Oh I'll be so alone without you,
Maybe you'll be lonesome too.

Fly the ocean in a silver plane,
See the jungle when it's wet with rain.
Just remember till you're home again
You belong to me.

-------------------------
Ehm.. kemarin siang tuy tiba-tiba dia ngirim pesan pendek buat aku. Katanya lagi download lagunya Jason Wade ini.
Dia bilang, "bagus loh beb lagunya". Ya sudah.. akhirnya aku download juga lagunya. Dan ternyata memang bagus. Ehehehe..
Lagu ini merupakan salah satu Ost film Shrek (yg keberapa aku lupa).…

Melukis Masa Lalu di Kanvas Buram

Pada lembar kecoklatan ku goreskan
Sekisah lampau tentang hidup
Bukan hidupku.. tapi hidupmu
Ketika berderet-deret kata meluncur dari bibirmu
Terangkai kalimat tiada batas
Terus saja ku terpekur sambil menatapmu
Terbuai aku dengan semua kata-kata itu
Rangkaian cerita terus menancap pada dinding hatiku
Aku pilihkan yang buram, satu untukmu
Untuk ku meletakkan semua rangkaian cerita masa lalumu
Pada buram hingga hampir tak terlihat
Tak akan pernah ku buang
Biar saja tersimpan rapi di salah satu dinding hatiku
Ku letakkan di dasar yang paling hitam
Pada warna yang paling keruh
Aku rela kau pindahkan semua rasa itu ke dalam kalimatmu
Asal kau tak pernah mengingatnya lagi
Biar aku yang menyimpan... seandainya bisa begitu

Dia yang Ku Kenal

Image
Bagai aku tak pernah mengenalnya
Timur yang nampak tiba-tiba rancu
Terombang-ambing silat lidah
Semuanya nampak buram dan abu-abu

Sekuat aku melangkah
Tak ingin ku menoleh meski
buaian terus membisiki kedua gendang telingaku,
hati dan pikiranku

Angin pun cuma berlalu
tak membisikkan pesan lewat daun gemerisik
tak membawa amanat lewat debu berterbangan
Hanya gemuruh menusuk di rongga dada