Posts

Showing posts from May, 2007

D' CabuLesT oNe

My prince cabul...
Jungkir balik hidupku sejak kedatanganmu
Mengubah irama hidupku menjadi lebih indah
Hingga membuatku merasa
Menjadi wanita paling berharga

My prince cabul...
Denganmu hariku selalu ceria
Menjadikan bintang menjadi lebih indah dari sebelumnya

(Hmm.. iseng banged bikin puisi romantis & kocak. Teruntuk "prince Ca_Q")

Puisi dari Bugi'e

ketika aku mendamba pendar cahayamu
kilau pancaran dari surga menyinari kekosongan hati
seraya sebuah keagungan tertinggi
membawa segala bentuk cinta kasih
dan dengan sedikit pemahaman aku menerimanya...

aku mencoba menenun rajutan kasih dan rindu
yang untaianya berasal dari surga keindahan
namun apakah engkau dapat memahaminya,,?

saat cawan kerinduanku, menitihkan segala asa
yang tertuang hanyalah percik-percik dari air mata surga
yang kilaunya terurai dari syaraf rindu

maharani jiwaku kian hari kian mengerti

arti dari sebuah peluh
makna dari sebuah asa
semua rasa berjalan beriringan, di hadapku
dan mengantarkanku pada sucinya sebuah cinta kasih..

segala dawai dari nada kesenandungan
telah ku dengar bersama angin
dan bersamanya aku menapaki waktu
hingga Aku menemukan senandung keceriaanmu
jika Engkau dapat menapakiku..
segala bentuk kecil mungil senyumu, sentuhan lentik jemarimu
sangat berarti...

untuk segala kasih
senandungku teruntai untukmu..

--------------------
Thanks ya Gie.. puisi dari kamu ini keren b…

Trilogi Sebuah Nama

Hehehe... sebelum menulisnya aku udah ketawa duluan.
Trilogi sebuah nama dari nama seseorang yang aku kenal.
Hmm.. sebenarnya bagi orang itu nama yang sangat biasa. Tapi bagiku nama itu luar biasa sekali.
Bukan karena artinya memang "baik", tapi memang aku sendiri sampe wondering.. kenapah ya bisa bertemu dengan orang yang merupakan gabungan nama, dari nama2 orang yang pernah "dekat" denganku.

Maybe kalo orangnya datengnya secara acak sih gpp. Tapi bagiku ini beda.. coz gabungan dari 3 buah nama2 orang itu.. datengnya berentetan seperti yang tertera dalam nama itu pula.
"IHS".. inisial namanya sih seperti itu. Aku gak akan menyebutkan disini (mungkin suatu saat baru aku torehkan namanya).

Yaph.. ini secret sih.. makanya gak aku tulis secara lengkap namanya tuy siapa.
Hanya aku dan orang yang punya nama tersebut yang tau. Hehehe...
Seandainya dia baca tulisanku ini pun.. pasti dia hanya akan tertawa. Ekekekekkk..

Jangan Cinta Membelenggu...

Ketika cinta di yakini harus memiliki, maka seseorang tidak rela hubungan cintanya disudahi. Ia pun tak rela melihat si mantan kini bersama orang lain.
Persepsi cinta yang salah akan mengubah cinta menjadi candu. Ini harus diwaspadai, sebab candu bisa melenakan si pengguna.
Candu pertama yang patut diwaspadai ialah...

1. Obsesif.
Ciri orang berkepribadian obsesif, ia tidak pernah nyaman denagn dirinya sendiri.
Sekali harapannya tak terwujud, ia akan tenggelam dalam perasaan gagal dan tak berharga.
Pikiran seorang obsesif selalu dipenuhi munculnya perasaan bahwa sang kekasih akan meninggalkannya. Di matanya sang pasangan adalah orang yang amat sempurna, sehingga harus "dijaga" dengan baik agar tidak pindah ke lain hati.
Inilah cermin rasa tidak percaya diri dan menganggap dirinya tidak cukup baik untuk mendampinginya. Begitulah, saat "anugerah cinta" singgah di hatinya, ia rela melakukan apa saja demi mempertahankan hubungan itu.
Celakanya, pada banyak kasus orang obsesif y…

Masih...

Semua masih teringat dengan jelas....
Saat aku memandangi hijaunya lembah waktu menyisir lereng pegunungan itu.
Sewaktu aku memandangi pohon-pohon apel yang membuatku sempat terpana karena belum pernah melihatnya.
Sewaktu aku memeluk erat pinggangmu di atas roda yang melaju.
Sewaktu aku makan baso gak pake kuah (bagiku aneh coz itu baru pertama kalinya).
Sewaktu aku melihatnya makan baso cuma pake kecap (lebih aneh coz aku ngerasa geli.. gimana rasanya ya?).
Sewaktu aku memandangi bintang2 yang kadang terlihat kadang menghilang.
Sewaktu aku menunggui munculnya rembulan di balik awan.
Sewaktu aku aku memandangi lampu2 pijar kota di bawah sana.
Sewaktu aku bercerita, senda tawa sambil makan roti bakar di tebing pegunungan itu.
Sewaktu aku berada di hangatnya pelukanmu malam itu...
Sewaktu aku menangis saat menatap wajahmu.. saat sebelum perpisahan itu.
Sewaktu aku dan kamu bernyanyi di bawah sinar rembulan di tengah keramaian terminal itu.
Sewaktu aku tertawa geli karna kamu menggelitik perutku..
Sew…